Selasa, 05 Juni 2018

Diduga Uang Asuransi Nelayan Disunat 60 Juta Oknum Penyuluh DKP Nias Utara

NIAS UTARA - Bantuan Dana Ansuransi Jiwa bagi Nelayan An.Sumardin Gulo yang meninggal dunia pada bulan Februari lalu,di Dusun II Walo Desa Afulu Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara diduga disunat 60 juta oleh Oknum Penyuluh di Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP) Kabupaten Nias Utara pada minggu (3/6/2018).

Oknum Penyuluh Perikanan Bantu KKP RI di Kabupaten Nias Utara Asjuniman Lahagu,S.Pi meminta uang 60.000.000 dengan alasan untuk diberikan kepada Dinas Dikabupaten kepada anak  almarhum An.Nasrah Gulo usai mengecekan  Uang Asuransi jiwa ayahnya  pada tgl 13/4/2018 melalui rekening Nasrah Gulo yang ditransfer oleh pihak  Asuransi sebesar 160.000.000 melalui BRI cabang Lahewa.

"Asjuiman lahagu meminta 60.000.000 untuk ditransfer uang ke Rekening 717301006234530 atas nama Asjuiman lahagu untuk keperluan biaya adminstrasi di Dinas Dkp Kabupaten Nias Utara" ungkap Ifan gulo (21) anak sulung almarhum Sumardin Gulo di rumahnya,Walo Senin (04/6/18).

Ketika dikonfirmasi kepada Asjuiman Lahagu, senin 04/6/18 di Lotu  yang secara kebetulan sedang memberikan klarifikasi kepada kabid dan kepala Dinas DKP kab Nias Utara tentang hal tersebut diatas mengatakan,membenarkan uang 60.000.000 sudah masuk kerekening atas namanya tetapi sudah dikembalikan melalui Alirahman Lahagu.

"Benar pak sudah masuk kerekening saya 60 juta,cuman saya hanya membantu untuk pencairan karena pihak BRI lahewa tidak mencairakn uang 50 juta keatas dan hal ini sudah saya kembalikan melalui Alirahman Lahagu kakeknya Nasrah Gulo,dan belum saya mengatas namakan dinas DKP  pada uang tersebut" Bantah Asjuniman.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nias Utar Sabar Jaya Telambanua membantah kalau pihak DKP tidak pernah menginstrusikan Asjuniman meminta uang santunan kematian untuk Asuransi Nelayan tersebut.

"Kami belum menginstrusikan kepada Asjuniman meminta uang untuk biaya administrasi kepada pihak keluarga korban dan hal ini sedang kami melalukukan klarifikasi secara resmi kepada Asjuniman" Bantah Sabar Jaya dengan nada kesal.
(Candra)

Komentar

BERITA TERKINI