Rabu, 06 Juni 2018

DPRD Medan : Setiap Bangunan Wajib Memiliki SIMB

MEDAN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs.Golfrid Lubis, MM, mengatakan sudah tidak zamannya lagi menjual-jual nama pejabat apalagi menyebut-nyebut nama Walikota Medan untuk memuluskan usaha yang diduga tidak berizin.

“Bangunan milik pemerintah atau berplat merah sekalipun, saat ini harus memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB). Termasuk rumah ibadah sekalipun, meski nantinya rumah-rumah ibadah tersebut di gratiskan IMBnya. Sekarang sudah Jaman Millenia, kenapa masih ada yang berpikir seperti dulu?,” tanya nya heran,Rabu (6/6/2018).

Sudah jelas sambung Golfrid, pada perda Tentang Izin Mendirikan Bangunan, berlaku bagi siapapun, tanpa terkecuali.

Ditambahkan oleh politisi dari Partai Gerindra kota Medan ini lagi bahwa kewajiban setiap orang atau badan yang akan mendirikan bangunan untuk memiliki Izin Mendirikan Bangunan diatur pada Pasal 5 ayat 1 Perda 7 Tahun 2009.

IMB akan melegalkan suatu bangunan yang direncanakan sesuai dengan Tata Ruang yang telah ditentukan. Selain itu, adanya IMB menunjukkan bahwa rencana kostruksi bangunan tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan dengan maksud untuk kepentingan bersama.

” Kita minta kepada oknum-oknum yang suka menjual-jual nama pejabat Pemko atau menjual nama Walikota Medan agar berhenti melakukannya, karena apapun namanya, jika ingin membangun silahkan urus IMBnya terlebih dahulu,” sebut Lubis.

Diakhir konfirmasinya, Golfrid meminta kepada dinas PKPPR dan Satpol PP Kota Medan untuk segera menindak bangunan yang berdiri tanpa izin tersebut.

Komentar

BERITA TERKINI