Minggu, 22 Juli 2018

World Hypertension Day 2018 di Lapangan Merdeka

MEDAN - Kemeriahan peringatan Hari Hipertensi Sedunia (World Hypertension Day) 2018 terasa di Lapangan Merdeka, Minggu (22/07/2018). Acara yang digelar Yayasan Jantung Indonesia Pusat dengan Pemko Medan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengukur tekanan darah secara rutin.

Suasana kemeriahan Peringatan Hari Hipertensi Sedunia sekaligus Car Free Day ini bertambah meriah dengan hadirnya Wali Kota Medan Drs. H.T Dzulmi Eldin S, MSi bersama Wakil Wali Kota Medan Ir. H Akhyar Nasution, MSi dan Ketua Yayasan Jantung Indonesia Pusat Prof Dr.dr. Budi Setianto, Sp,Jp(K).

Acara dimulai dengan senam jantung sehat yang diikuti ribuan Warga Kota Medan. Peringatan Hari Hipertensi Sedunia ini juga diisi dengan Stand - Stand Pameran, diantaranya Stand Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumut yang diketuai Hj. Rita Maharani Dzulmi Eldin, SH, stand dari Yayasan Jantung Pusat dan stand dari beberapa Rumah Sakit yang ada di Kota Medan. stand rumah sakit ini untuk pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.

Pemeriksaan kesehatan ini disambut dengan antusias oleh para warga yang mengikuti Peringatan Hari Hipertensi Sedunia ini. Mulai dari usia muda hingga paruh baya mendatangi stand pemeriksaan dan berkonsultasi tentang tekanan darah.

Wali Kota Medan Drs. H.T Dzulmi Eldin S MSi dalam sambutannya mengatakan Hari Hipertensi Sedunia yang jatuh 17 Mei diperingati guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya Hipertensi. Artinya peringatan kesadaran ini penting sekali guna mengendalikan Hipertensi yang kerap disebut sebagai sang pembunuh senyap.

"Sesuai dengan tema peringatan Hari Hipertensi Sedunia 2018 ,Ketahui Tekanan Darahmu, dapat meningkatkan kesadaran setiap orang di semua lapisan masyarakat untuk mengukur tekanan darahnya untuk mengetahui kadar kesehatannya", kata Wali Kota.

Menurut Wali Kota, Tingginya angka hipertensi di Indonesia disebabkan karena pola hidup dan pola konsumsi masyarakat. Lingkungan kerja yang lebih banyak beraktivitas duduk dan banyaknya makanan siap saji yang mengandung garam dan minyak serta keengganan warga berolah raga disinyalir merupakan salah satu penyebab tingginya angka Hipertensi.

"Melalui Peringatan Hari Hipertensi Sedunia ini, saya mengajak warga kota Medan untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala untuk mengetahui kadar kesehatan. Selain itu melakukan olahraga rutin untuk menjaga kesehatan", jelas Wali Kota.

Dijelaskan Wali Kota, Pemko Medan bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumut terus rutin menggelar Senam Jantung Sehat dan Car Free Day. Tentunya kegiatan ini digelar selain wadah silaturahmi sesama warga juga untuk mengurangi polusi udara dan memelihara kesehatan jantung.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Pusat Prof.Dr. dr Budi Setianto, menjelaskan Hipertensi merupakan salah faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Data Kementrian kesehatan pada tahun 2013 menunjukkan jumlah penderta hipertensi mencapai 25,8%. Orang yang menderita hipertensi empat kali lebih berisiko terkena stroke dan dua kali lebih berisiko mengalami serangan jantung.

"Melalui Peringatan Hari Hipertensi Sedunia ini, kita mengajak warga untuk mengenali dan mengetahui tekanan darah dalam diri. Apalagi dalam moment ini diadakannya pemeriksaan kesehatan gratis, diharapkan masyarakat menjadi lebih tahu tentang tekanan darah yang normal, serta bagaimana tips untuk menjaga tekanan darah", jelasnya.

Peringatan Hari Hipertensi Sedunia ini ditutup dengan pembagian lucky draw kepada seluruh Peserta Senam Jantung Sehat yang memiliki Kupon. Puluhan Hadiah disediakan oleh Panitia termasuk hadiah utama 2 unit sepeda.(Rendy)

Komentar

BERITA TERKINI