Rabu, 29 Agustus 2018

DPRD Medan Geram Atas Kelalaian Dinas PU Terkait Ambruknya Jembatan Titi Dua Sicanang

Medan - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Mulia Asri Rambe mengaku geram atas kelalaian pemerintah terkait peristiwa Jembatan titi dua Sicanang, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan terancam ambruk.

“Kami sangat menyayangkan insiden ini serta geram terhadap kelalaian dari pemerintah terkait dalam hal ini Dinas PU Medan, karena ini bukan untuk yang pertama kali terjadi tapi sudah berulang kali,” kata Bayek sapaan akrabnya kepada wartawan,Rabu (29/8/2018).

Ia menyatakan sebelum jembatan ambruk, Pemerintah Kota Medan seharusnya memantapkan kajian teknis soal jembatan untuk dilakukan pembenahan. Namun, jembatan itu belum juga diperbaiki kini tanah di sekitar jembatan yang ambruk.

"Kita sangat menyayangkan lambannya kinerja Dinas PU Medan sehingga masyarakat setempat yang menjadi korban", ujar Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan.

Pihaknya menilai Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam hal ini Dinas Pekerja Umum (PU) kota Medan tidak serius dalam melaksanakan pekerjaannya. Seharusnya Dinas PU  punya skala prioritas dalam merencanakan pembangunan jalan dan jembatan.

"Jika Dinas PU punya perencanaan dan kajian yang matang maka kendala yang terjadi di lapangan takkan pernah ada. Kita berharap jembatan Sicanang ini dibangun secara permanen dan kokoh, karena arus aliran air di sungai Sicanang ini terbilang deras apalagi saat air laut pasang (rob) datang," harap Bayek.

Diketahui, Jembatan titi dua Sicanang, Kelurahan Sicanang, Kec. Medan Belawan terancam ambruk. Penyebabnya, tanah di sekitar tiang penyangga jembatan amblas tergerus arus laut.

Komentar

BERITA TERKINI