Rabu, 29 Agustus 2018

Tidak Senang Diberitakan,Oknum Jaringan Narkoba Teror Keluarga Wartawan

Belawan - Disebabkan karena pemberitaan kasus narkoba, keluarga wartawan media online diteror oleh oknum jaringan narkoba Pekan Labuhan berupa ancaman penikaman pada Selasa, (28/08/2018) sekitar pukul 21.30 Wib.

“Tolong kasi tahu pak AR bu, kabar berkembang di masyarakat kalau Bandar narkoba yang ditangkap Polres Belawan kemaren (Er-red) ke luar dari penjara akan tikam pak AR. Katanya dia (Er-red) disuruh oknum petugas Polres Belawan”. Kata warga lingkungan 22 Pekan Labuhan berinisial KH.

Penangkapan Bandar narkoba yang dramastis di Pekan Labuhan yang dilakukan tim Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan di dua lokasi (Lingkungan 22 dan lingkungan 24 Pekan Labuhan) beredar di dunia maya facebook. Namun pemilik akun yang aplode rekaman drama tersebut tidak masalah.

Wartawan media online yang meliput aksi penangkapan bandar narkoba di dua lokasi di Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan dan mengikuti perkembangan proses pemeriksaannya di Polres Pelabuhan Belawan melalui konfirmasi kepada pihak berwenang.

Keinginan pelaku narkoba hendak bebas terhambat karena perkembangan proses pemeriksaannya diketahui wartawan media online sehingga pelaku melakukan teror terhadap keluarga wartawan tersebut.

Sebelumnya wartawan media online berinisial AR memberitakan penangkapan pelaku narkoba (E, D, dan M. Y) ditangkap Sat Narkoba Polres pelabuhan Belawan di lingkungan 24 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (28/08/2018) jam 12.30 Wib, kemudian AR mengkonfirmasi pihak berwenang sekitar pukul 20.00 Wib dan terorpun dilancarkan jaringan pelaku narkoba.

Penyebar teror akan menikam wartawan tersebut berinisial L dan setelah di usut ternyata L merupakan paman kandung E alias abang kandung Y yang sebelumnya tinggal di lingkungan 22 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan.

Tokoh masyarakat Kelurahan Pekan Labuhan NZ sesalkan pelaku dan orang suruhannya meneror wartawan tersebut, menurut NZ dirinya bersama warga siap menghadapi teror pelaku narkoba.

“Teror yang dilontarkan pelaku narkoba terhadap wartawan pasti ada dalangnya, mungkin ada pihak - pihak lain mencari keuntungan pribadi dari pelaku narkoba, bisa saja mereka merasa terhambat dan gagal karena terus menerus diberitakan, demi keselamatan mental anak bangsa tanpa narkoba, kepada wartawan jangan pernah takut untuk memberitakannya dan kami siap menghadapi teror jaringan narkoba tersebut”. Kata NZ. (Red)

Komentar

BERITA TERKINI