Minggu, 30 September 2018

Jalan Guru Patimpus Medan Resmi Satu Arah, Jangan Salah Lewat

Medan - Pemerintah Kota (Pemko) Medan melakukan tata ulang Jalan Guru Patimpus dalam upaya mengurai kemacetan yang terjadi selama ini. Jalan yang sebelumnya dua arah, kini diubah menjadi satu arah kembali.

Perubahan itu kemudian diikuti pelebaran ruas jalan dengan membongkar median jalan yang ada. Pembongkaran dilakukan pada Sabtu (29/9) dini hari. Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, menyaksikan langsung proses pembongkaran yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Akhyar mengatakan,pembongkaran median dilakukan untuk memperlebar ruas jalan. Selama ini Jalan Guru Patimpus terbelah menjadi dua yang dipisah oleh median jalan di tenga-tengahnya.

“Dengan pembongkaran median yang dilakukan, Jalan Guru Patimpus akan semakin lebar, sehingga memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan ketika melintasinya. Tentunya sebagai upaya mengurai  kemacetan, terutama jam-jam sibuk,” kata Akhyar, ditulis Minggu (30/9).

Selama ini Jalan Guru Patimpus yang dua arah tidak mampu menampung kendaraan bermotor dari arah Jalan Merak Jingga menuju Jalan Balai Kota, menuju Jalan Gatot Subroto. Kondisi itu membuat arus kenderaan bermotor tertahan hingga terjadi kemacetan.

“Jalan Guru Patimpus ini dahulunya dua arah, kini telah diberlakukan perubahan lalu lintas menjadi satu arah menuju Jalan Gatot Subroto. Diharapkan Jalan Guru Patimpus mampu menampung kendaraan bermotor, sehingga masyarakat pengguna jalan merasa lebih leluasa ketika berkendara, sekaligus mengurangi kemacetan,”  jelasnya.

Guna mendukung  kelancaran pembongkaran median jalan, Dinas PU menurunkan sekitar 170 personel dibantu sejumlah pekerja dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan.  Kemudian para pekerja didukung sejumlah alat berat seperti excavator standar 1 unit, skid loader 2 unit, mesin Slender (pemadat jalan)  serta 8 unit dump truk.

Sebelumnya, jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada di Jalan Guru Patimpus juga telah dibongkar Satpol PP Kota Medan. Selain mengganggu estetika kota, keberadaan JPO itu sering dimanfaatkan untuk tempat memasang reklame.

Komentar

BERITA TERKINI