Kamis, 06 September 2018

Rajuddin Sagala : Semoga Organisasi IGH Benar-benar Untuk Kesejahteraan Guru Honorer

Medan - KetuaKomisi B DPRD Medan H Rajuddin Sagala melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan Ikatan Guru Honor (IGH) terkait kesejateraan guru honor di sekolah Negeri,Rabu (6/9/2018) di gedung DPRD Medan.

Kepada wartawan, Rajuddin dalam rapatnya banyak pihak dari IGH melakukan 'kutipan-kutipan' atau iyuran agar mendapat Surat Keterangan (SK) menjadi Guru Honor dan setiap Guru Honor wajib masuk diorganisasi IGH,kalau tidak maka guru tersebut tidak diberi SK.

Dan menurutnya ada kejanggalan di IGH menyangkut pengukuhan IGH dimana dasar hukumnya belum ada pengukuhan sudah dilaksanakan.

Namun kata Ketua IGH Rifan,pihaknya tidak pernah melakukan pengutipan terhadap anggotanya menyangkut SK tersebut,tapi kita hanya melakukan pengutipan untuk iyuran organisasi saja.

"Karena IGH ini dibuat menjalin hubungan silatuhrahmi antara guru honor,tidak ada paksaan untuk masuk ke organisasi IGH."SK tersebut geratis tidak bayar ,"kata Rifan.

Selanjutnya anggota Komisi B Jumadi mengatakan organisasi ini dapat menjadi manfaat dan kendaraan untuk mewujudkan masa depan hak-hak guru honor.

Tapi kata Jumadi terkait 15 Miliyar untuk guru honor yang diajukan DPRD  Medan untuk kesejayeraan guru di PAPBD tahun 2018.

Kalau dinas pendidikan yang mengusulkan segera cair,tapi karena dewan yang mengusulkan karena tidak ada payung hukumnys maka tunggu pengajuan di P APDB Tahun 2018,ditargetkan akhir tahun cair honor guru untuk guru honor,"katanya.

Sementara itu kata Wakil Ketua IGH Ahmad Risky mengatakan kita menyambut baik bapak dewan dan ini akan menjadi pembelajaran untuk organisasi IGH dan organusasi ini tidak ada muatan politik.
"Kita sering menjadi boneka untuk bermuatan politik dengan iming-iming gaji guru honor naik,"katanya.

Untuk itu Rajuddin menyampaikan kepada IGH agar organisasi ini benar-benar untuk kesejateraan guru honor,jangan ada unsur politis.

Komentar

BERITA TERKINI