Minggu, 21 Oktober 2018

AP Luat Siahaan : SDM Pedagang Harus Ditingkatkan

AP Luat Siahaan.
Medan | JarakPantau.co.id - Salah satu dunia usaha yang paling bertahan ketika krisis ekonomi melanda negeri ini adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dalam prakteknya di lapangan banyak didominasi oleh pedagang pasar tradisional dan pedagang kaki lima. Sektor UMKM juga diyakini banyak kalangan sebagai salah satu elemen penting dalam pergerakan perekonomian di Indonesia.

Menyikapi hal ini, seperti disampaikan Ketua Forum Pedagang Pasar Tradisional dan Pedagang Kaki Lima, AP Luat Siahaan, Minggu (21/10/2018) sumber daya manusia (SDM) pedagang juga perlu ditingkatkan untuk mengikuti perkembangan zaman dan peningkatan pengetahuan pedagang dalam memperoleh pinjaman atau tambahan modal pengembangan usaha.

“Untuk peningkatan SDM pedagang, kita akan menggelar acara seminar yang bertajuk Seminar Pedagang dengan Mitra Kerja Bank dengan menghadirkan nara sumber dari Bank Indonesia, BRI serta bank penyalur dana kredit usaha rakyat lainnya." katanya.

Selain dari pihak perbankan, lanjutnya seminar untuk pedagang juga menghadirkan Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat, Kasatlantas Polresta Medan yang akan memberikan penjabaran tentang banyak hal yang berkaitan dengan pedagang dan upaya untuk meningkatkan pengetahuan pedagang terutama dalam mendapatkan dana bantuan atau pinjaman dari perbankan,

“Pemerintah melalui Bank Indonesia memberikan kemudahan kepada pedagang untuk mendapatkan dana bantuan pengembangan usaha. Hanya saja, masih banyak pedagang yang tidak tahu sama sekali bagaimana untuk mendapatkan dana pinjaman lunak tersebut,” papar Luat Siahaan.

Sebagai bahan perbandingan, kata Luat di India pedagang diberi kemudahan dalam mendapatkan bantuan pinjaman lunak seperti yang dilakukan oleh Muhammad Yunus dengan Gramen Bank yang pada intinya mensejahterakan pedagan g kecil.

“Kita harapkan dengan diadakannya seminar ini, masyarakat kita khususnya pedagang yang terangkum dalam UMKM mendapat penjelasan dan penjabaran dari BI tentang bagaimana caranya mendapatkan pinjaman dari bank dan perusahaan pemberi bantuan lunak,” harapnya.(Rendy)

Tags :
Komentar

BERITA TERKINI