Sabtu, 30 Januari 2021

Diduga Kebal Hukum , Galian C Ilegal Di Kecamatan Percut Seituan Beroperasi Kembali


DELI SERDANG |

Kegiatan pengerukan tanah yang dilakukan oleh beberapa orang di Jalan. Rambutan, Desa Sambe Rejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara, diduga Ilegal dan membuat jalan asphal Hitam sepanjang Jalan. Rambutan percisnya di Tekongan S, berceceran tanah bekas jatuhan dari Truk pengangkut yang melintasi jalan tersebut.

Pantauan awak media online Awak Media (29/01/2021) di lokasi galian, terlihat eskavator ber cat kuning dan sejumlah truk pengangkut  sedang beroperasi mengorek dan memindahkan tanah ke truk Fuso pengangkut tanah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sementara, bahwa lahan yang di jadikan objek galian, diduga lahan milik PTPN II Tanjung Morawa.

Tidak ada petunjuk papan informasi di sana tentang Legalitas Galian dari pejabat berwenang.

Disinyalir galian c ilegal itu merupakan pekerjaan orang-orang yang hanya menguntungkan diri sendiri tanpa mempertimbangkan dampak kerusakan lingkungan di sana.

Jika benar galian itu tidak memiliki ijin resmi dari pejabat setempat, bukan tidak mungkin akan berakibat kerusakan lingkungan dan kesehatan warga masyarakat setempat. Seperti banjir dan kerusakan jalan yang dibangun Pemerintah Deliserdang, sebab truk Fuso yang mengangkut tanah tersebut dapat mengakibatkan tidak mampunya jalan asphal  menopang beban truk-truk yang melintas jalan dari tembung

Unit Truck Dumtruck setiap harinya mengangkut tanah keluar dari galian tersebut dan belum diketahui kemana tanah-tanah itu ditampung.

Pemerintah Kabupaten Deliserdang dan PTPN II diharapkan turun langsung secepatnya melakukan pemeriksaan perijinan dari galian tersebut, agar dapat mengantisipasi kerugian yang lebih besar jika galian itu tetap dibiarkan.

Hingga berita ini di publikasikan awak media Buletin terkini.com belum berhasil mendapatkan klarifikasi dari pemilik galian dan pemerintah setempat. (Leodepari/ Sumber)


Tags :
Komentar

BERITA TERKINI