Jumat, 27 Mei 2022

Ketua Ormas Garda Bela Negara Nasional, Siswanto Laoli : Tersangka Pelaku Pemukulan Anak,Harus Masuk Hotel Prodeo


Foto Nur Hayati Zega saat diruangan Propam Polres Nias
Gunungsitoli  - Tersangka mantan DPO Polres Nias di minta agar segera ditangkap,supaya psikologi Candra Zebua selaku korban tidak terganggu saat ketemu dengan pelaku, karena rumah tersangka adalah tetangga dekat Candra Zebua.


Oknum penyidik dari unit PPA satreskrim Polres Nias akhirnya dilaporkan ke propam Polres Nias,karena kasus pemukulan Candra  Zebua (anak dibawah Umur)  tidak memiliki tindaklanjut dari penanganan penyidik. Sebelumnya diketahui, bahwa orang yang “melakukan kekerasan terhadap anak dibawah umur” kakek berinisial AHM yang tinggal di Jalan Yosudarso Gang Rambutan,kelurahan saombo, kecamatan Gunungsitoli, kota Gunungsitoli.provinsi sumatera utara.


Nurhayati Zega telah melaporkan kasus pemukulan Candra Zebua ke Mapolres Nias sejak tanggal 05 Mei 2018 dengan laporan Polisi Nomor : LP/261/X2018/NS tentang tindak pidana Melakukan Kekerasan Terhadap Anak di Bawah Umur.


Terbengkalainya perkara atas laporan Nurhayati Zega membuat dirinya geram terhadap oknum penyidik PPA satreskrim Polres Nias berinisial Bripda BSG dan berujung ke propam Polres Nias. Terbukti atas laporannya yang melaporkan oknum penyidik, pihak propam polres Nias telah memanggil Nurhayati Zega untuk dimintai keterangan.


Terlihat oknum provos bernama Bripda Sukrin Rahman Zebua yang menjabat selaku paminal propam polres Nias dalam ruangannya sedang memeriksa Nurhayati Zega, dari pantauan awak media, jumat 27 Mei,orang tua Candra Zebua sedang menghadiri panggilan Propam.


Menurut penjelasan Nurhayati Zega saat di wawancarai awak media, kedatangannya di polres Nias guna untuk memberikan keterangan atas panggilan oknum provos bernama Bripda Sukrin Rahman Zebua.


Pelaku yang sudah ditetapkan tersangka berinisial AHM alias ama Gameri diduga melanggar pasal 80 ayat (1) dari undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang Nomor 1 tahun tentang perubahan kedua atas undang-undang Nomor 23 tahun 2002 Jo undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal 351 ayat (1) KUHPidana, ujar Nurhayati Zega.


Diketahui juga, sebelumnya, tersangka sudah sempat menjadi DPO (daftar pencarian orang) yang dikeluarkan oleh satreskrim polres Nias tertanggal 30 januari tahun 2019, tetapi, hal itu membuahkan suatu keuntungan terhadap tersangka, DPO berinisial AHM alias ama Gameri malah membuahkan suatu pertolongan dengan dirinya sebagai tersangka. Adapun alasan tersebut saya sampaikan, terbukti dengan surat penyidik dari unit PPA sat reskrim polres Nias yang memberitahukan tentang perkembangan kasus tersebut melalui SP2HP yang mengatakan AHM telah menyerahkan diri dan tidak ditahan karena penangguhan didasari dengan alasan, tersangka tuli dan sakit,sesal Nurhayati.


Tidak terima dengan alasan itu, oknum penyidik berinisial Bripda BSG yang menangani kasus pemukulan Candra Zebua membuat Nurhayati Zega selaku ibu korban geram dan melaporkan penyidiknya di propam polres Nias agar di periksa secara internal yang berkaitan dengan masalah tersebut, terangnya Nurhayati.


Ketua ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Dpc-Gunungsitoli yang sebelumnya mengawal kasus ini, sangat berteri makasih atas respon propam polres Nias yang serius melayani pengaduan Nurhayati Zega tentang kinerja penyidiknya yang telah di propamkan.


Siswanto Laoli yang diketahui selaku aktivis pembela hak rakyat dan sekaligus sebagai pegiat anti korupsi saat dimintai keterangannya tentang masalah perkara Nurhayati Zega, Ia nya selalu memberikan semangat terhadap propam polres Nias untuk mencari fakta akurat terkait lambannya proses tersangka yang ditangani oleh penyidik berinisial Bripda BSG dari unit PPA satreskrim Polres Nias.


Tentunya, dengan keterangan Nurhayati alias ina Candra Zebua yang memberikan keterangan saat di mintai oleh Bripda Sukrin Rahman Zebua diruangan propam polres Nias, kita dari ormas GBNN mendesak Polres Nias agar tersangka di jebloskan ke hotel prodeo, Ucapnya siswanto laoli. (Tim/red)

 

 

Komentar

BERITA TERKINI