Rabu, 25 Mei 2022

Pembangunan Gedung SD Fahandrona sesuai Gambar dan Spesifikasi


Foto bangunan SD 
JARAK PANTAU.CO.ID - Menyikapi berita yang beredar selama ini tentang pembangunan Gedung SD Fahandrona di kecamatan Ulugawo kabupaten Nias.

Tim dari Media online Jarakpantau.co.id turun langsung ke lapangan, melihat apakah benar berita tersebut atau tidak.

 

Perjalanan kurang lebih 3 jam dari kota Gunungsitoli menuju Desa Fahandrona, ketika awak media sampai di lokasi kami melihat dan bertemu dengan para tukang yang mengerjakan proyek dimaksud,

Dan langsung mewawancarai tukang tersebut  dan berkata kepada kami bahwa dari awal pembangunan gedung sekolah ini yg kami mulai dari bulan Oktober Sampai saat ini kami mengerjakan sesuai dengan petunjuk dari Konsultan, pengerjaan yang kami lakukan sesuai dengan gambar, bahan yang kami gunakan sebagian di datangkan dari luar daerah, bahan bangunan lokal yang kami gunakan hanya pasir dan batu. Ucap tukang tersebut

 

Lanjutnya lagi, saya heran dengan pemberitaan belakangan ini yang beredar di masyarakat, yang dimana ada warga yang mengatakan "pembangunan asal jadi" pernyataan tersebut sangat kami sayangkan dan saya sebagai tukang yang mengerjakan proyek ini meyakinkan kita semua bahwa saya bertanggung jawab dengan apa yang saya kerjakan, karna saya yang mengerjakannya dan yang lebih tau kualitas dari bangunan yang saya kerjakan. Ucap tukang tersebut

 

Di tempat terpisah awak media menemui orang kepercayaan rekanan yang mengerjakan proyek dimaksud, an. Erisman Zai menyampaikan bahwa silakan saja dilihat bahkan dia menghimbau ketika ada kesalahan dalam pembangunan seperti yang di sampaikan dalam berita online, saya siap bertanggung jawab, karna bangunan ini masih dalam tahapan pengerjaan. Saya sangat menyayangkan pemberitaan yang selama ini beredar di media sosial, dimana ada salah satu oknum mengatakan 'ini proyek siluman', ini proyek ada manipulasi, pernyataan tersebut pernyataan yang tidak berdasar.  Ucap Erisman Zai

 

Pemantauan awak media dilapangan tentang proyek pembangunan SD Fahandrona dimana ada 2 kelas, 1 perpustakaan dan 6 bilik kamar mandi,

Tim dari media online Jarak pantau.co.id, melihat bangunan tersebut layaknya seperti proyek bangunan pemerintah biasanya, dan proses pengerjaan sesuai dengan prosedur.

Bahkan ketika awak media mewawancarai seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya di Desa Fahandrona, ianya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah membangun ruangan SD tersebut, dimana ruangan SD sebelumnya tidak layak, ucap warga tersebut

 

Awak media menghubungi Kepala desa Fahandrona lewat saluran telepon seluler, an. Krisman Waruwu (Ama Evan)

Ia menyampaikan kepada awak media bahwa adanya  pembangunan di desa, kami sangat menerima dan berterimakasih kepada Pemerintah dan Kementerian PUPR, atas bangunan yang di berikan kepada kami di desa ini. Ucap kades Fahandrona

 

Ketika awak media bertanya tentang pemberitaan yang beredar selama ini mengenai bangunan SD Fahandrona.

Kepala desa Fahandrona menanggapi dengan nada tertawa kepada awak media "itu hanya kesalah pahaman antara kepercayaan rekanan dengan salah satu warga" dan saya juga tau sendiri bahan yang di gunakan bukan batako tetapi bata merah, kalau batako di gunakan di kamar mandi. Ucap pak kades lewat telpon seluler.


(Tim/red)

Komentar

BERITA TERKINI