Selasa, 17 Mei 2022

Pihak PKPA Nias dan Ormas GBNN Gunungsitoli Akan Usut Kasus Pemukulan Candra Zebua Yang Diduga “Mengendap” di Polres Nias


JARAK PANTAU.CO.ID -Garda Bela Negara Nasional (GBNN) DPC-Gunungsitoli mendesak penyidik Polres Nias agar segera menangkap Terduga pelaku pemukulan Candra Zebua. Kasus pemukulan Candra Zebua telah di laporkan oleh Nurhayati Zega selaku ibu korban sejak tahun 2018 lalu di Mapolres Nias, tetapi keluarga korban belum mendapatkan keadilan atas kasus ini.

 

Dalam keterangan Siswanto Laoli saat di sekretariat GBNN DPC Gunungsitoli, di jalan yos sudarso gang Murai I, 17/05, atas kasus pemukulan Candra Zebua yang diduga dilakukan oleh AHM , sebelumnya Bripda Berkat Sarofati Gulo selaku penyidik dari unit PPA sat reskrim Polres Nias telah menetapkan pelaku sebagai tersangka,ujarnya.

 

Tambahnya, bahkan pihak penyidik yang menangani kasus pemukulan Candra Zebua sempat mengeluarkan surat ( DPO) daftar pencarian orang terhadap AHM selaku tersangka. Surat itu dikeluarkan oleh penyidik PolresNias pada tanggal 30 januari 2019 lalu. Dengan redaksi Daftar Pencarian Orang Nomor : DPO/03/I/RES1.24/2019/Reskrim yang di tandatangani oleh Kasat reskrim Polres Nias bernama Jonista Tarigan,SH.

 

Sejak penyidik menerbitkan Daftar Pencarian Orang kepada tersangka AHM, dua tahun berikutnya, penyidik Polres Nias kembali mengeluarkan pencabutan Daftar Pencarian orang agar tersangka bebas dari DPO, sesuai dengan Nomor : PDPO/03.A/V/2021/RESKRIM pada tanggal 28 Mei 2021 dan di tandatangani oleh Kasat Reskrim bernama Rudi Silalahi,SH,M.H. Tetapi, kita heran dengan cara kerja penyidiknya, mereka mencabut surat DPO berdasarkan Apa, dan tersangka tidak di tahan. Apa wilayah hukum Polres Nias ini memang seperti itu cara kerjanya,Herannya Siswanto Laoli.

 

Kita tunggu balasan dari surat kita yang sudah di kirim ke Mapolres Nias, dan surat kita juga sudah di kirim ke Kadiv Propam serta ke Pak Kapolda Sumatera Utara. Dan begitu juga dengan pihak PKPA Nias, dimana kita mendengar informasi dari pihak PKPA Nias, mereka yang sudah sempat mendampingi kasus pemukulan Candra Zebua akan menyurati pihak Polda Sumatera Utara, cetusnya siswanto laoli.

 

Ketika dimintai tanggapan Nurhayati Zega selaku pelapor, Ibu dari Candra (red korban) mengatakan, tadi saya teleponan sama Bripda Berkat Sarofati Gulo selaku penyidik. Bahwa pihak penyidik akan menyerahkan SP2HP dalam waktu secepatnya. dan berkas perkara tersangka sudah dikirimkan di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli minggu lalu, ucap Nurhayati menirukan bahasa Bripda Berkat Sarofati Gulo.

 

Tambahnya Nurhayati Zega, Bripda Sarofati Gulo memintanya agar memberikan penjelasan dan pengertian kepada LSM tentang kasus ini, pihaknya akan memberikan SP2HP dalam waktu dekat ini, agar mereka ketahui. Dan tidak mungkin kita marah sama mereka, hanya ina candra yang bisa membantu saya memberikan pengertian, bisa ya, deal kita ya, ucap Nurhayati menyampaikan sepertikata penyidiknya.

Saat dikonfirmasi dengan manager PKPA Nias, pihaknya sangat mendukung gebrakan ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN) DPC-Gunungsitoli yang telah berkontribusi untuk mendesak kasus perkara pemukulan yang dilakukan terduga selaku tersangka yang di tangani oleh unit PPA sat reskrim Polres Nias, ucap Chairidani Purnamawati,SH.

Minggu ini kita akan surati pihak polda sumatera utara, melaporkan kinerja penyidik terkait penanganan kasus ini, masa penyidik mengeluarkan status DPO kepada tersangka dan setelah itu, tersangka menyerahkan diri lalu penyidik memberikan penangguhan ke tersangka. Sementara pihak korban dan termasuk kami selaku pihak pendamping korban (Candra Zebua) belum mendapatkan penjelasan atau pemberitahuan,tentang penangguhan yang diberikan penyidik terhadap tersangka. Sesal Chairidani.

Kami dari PKPA Nias juga sangat mengapresiasi langkah ormas Garda Bela Negara Nasional DPC-Gunungsitoli yang sudah berkontribusi untuk mendukung PKPA Nias, atas kasus yang selama ini telah lama dan tidak ada kepastian dari pihak unit PPA sat reskrim Polres Nias, jelasnya Chairidani.

Tambahnya Chairidani Purnawati,SH selaku manager PKPA Nias, pihaknya telah mengkonfirmasi ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli tentang berkas tersangka AHM yang di kirimkan oleh penyidik PPA sat reskrim Polres Nias, namun pihak Kejaksaan belum ada menerima berkas perlimpahn tersangka, sesal Chairidani mengakhiri.

 

Saat dikonfirmasi kepada penyidik polres Nias melalui paur humas Aiptu Yansen Hulu, kalau bukan hari ini atau besok, pihak penyidik akan mengirimkan SP2HP kepada pihak pelapor atau korban, ucap Yansen Hulu.


 Reporter : Agri H. Zebua

 

Komentar

BERITA TERKINI